Rapat Maraton

KOMISI A menggelar pertemuan dengan eksekutif membahas empat permasalahan. Rapat digelar maraton sejak pagi sampai menjelang salat Jumat. Masalah yang dibahas mulai dari pemilihan kepala desa, penghapusan Kelurahan Pasanggrahan karena akan dipecah menjadi dua desa. Kemudian soal sengketa tapal batas dengan dua kabupaten Subang dan Majalengka serta masalah ganti rugi di Desa Cibogo, Jatigede.

      “Untuk masalah tapal batas dengan kabupaten lain itu diserahkan ke Pemprov Jabar dan sekarang kami sedang menunggu hasilnya,” kata Ending Ahmad Sajidin, anggota komisi A.

      Masalah tapal batas terjadi karena ada perubahan batas alam kedua wilayah yang dibatasi sungai. Di Kecamatan Surian batas wilayah dengan wilayah Kabupaten Subang yang dibatasi sungai Cipunagara dan terjadi pergeseran alur sungai yang mengakibatkan delta dan kedua daerah saling mengklaim.

      Sedangkan di sebelah Timur yakni persoalan tanah di wilayah Kecamatan Tomo yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Majalengka, yang dibatasi sungai Cilutung. “Untuk masalah batas kabupaten ini sebenarnya sudah turun keputusan Depdagri, cuma di lapangan masih kita dengar adanya persoalan,” kata Sarnata ketua Komisi A.

      Kelurahan Pasanggrahan yang sangat luas juga akan dimekarkan. Untuk memekarkan Kelurahan Pasanggarahan ini akan dihapus dulu pemerintahan kelurahannya. Kemudian setelah terhapus akan dibentuk desa lagi dan dimekarkan menjadi dua desa. Hal ini dilakukan karena tidak ada patung hukum satu kelurahan dimekarkan menjadi satu desa dan satu tetap kelurahan. Karakteristik sosial di kawasan ini memang masih tipikal desa.

      Untuk membahas persoalan itu, Komisi A mengundang bagian pemerintahan, hukum serta Asisten Pemerintahan kemudian diundang juga bagian infrastruktur dan sumber daya alam.

      Sementara itu, masalah pemberian ganti rugi bagi 226 rumah dan bangunan di Desa Cibogo juga mendapat sorotan dewan. Sebelumnya pemerintah bersikukuh tidak akan memberikan ganti rugi bagi 226 bangunan di Kampung Ciwangi, Desa Cibogo karena dianggap bangunan baru yang muncul.

      Sebanyak 226 bangunan itu terdiri 10 bangunan baru, 73 dalam rehab dan 143 bangunan berupa kandang hewan peliharaan serta saung. Bupati sempat mengeluarkan surat keputusan pada pertengahan tahun 2005 yang melarang ada bangunan baru di Desa Cibogo.

      Namun warga di Desa Cibogo itu protes sebab surat keputusan bupati itu hanya untuk bangunan baru di Cibogo. Sedangkan di daerah lain banyak bangunan baru yang mendapat ganti rugi dan tidak ada batasan.

      Pemerintah pada tahun lalu sempat memberikan dua pilihan kepada pemilik 226 bangunan. Bagi warga yang menuntut ganti rugi bisa mengajukan lewat pengadilan atau bersabar karena pemerintah akan melakukan musyawarah.

      Warga memilih menggugat ke pengadilan negeri Sumedang dan hasilnya melalui mediasi diputuskan pemilik bangunan itu diberi ganti rugi. Pengadilan menyebutkan SK itu hanya himbauan saja. “Karena sudah ada dasar hukumnya yakni leat putusan pengadilan itu maka pada akhir Maret lalu pemerintah memberikan ganti rugi Rp 3 miliar untuk pemilik bangunan di Cibogo,” kata Surrys Laksana sekretaris pengadaan lahan untuk kepentingan umum yang juga Kabag Infrastruktur dan Sumber Daya Alam

      Ketua Komisi A Sarnata mengatakan pihaknya  ingin melakukan evaluasi untuk masalah pembebasan di Cibogo. “Kami akan mencoba melakukan pencocokan data awal dengan realisasi pembayaran di lapangan,” kata Sarnata ketua Komisi A.

      Sementara anggota komisi A Ending Ahmad Sajidin mengatakan untuk menguji surat keputusan bupati itu semestinya mellaui PTUN bukan peradilan umum. “Untuk menguji SK itu seharusnya lewat PTUN. Dewan meminta ada pendataan lagi bagi pemilik bangunan yang telah mendapat ganti rugi itu. Sebab bisa saja terjadi KKN,” kata Ending Ahmad Sajidin. ***

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: