Taufiq Bimbing SMS

Ingin seperti Teh Ocha alias Rossa si pelantun Ayat-Ayat Cinta? Atau ingin seperti Uwok penabuh drum Matta Band? Atau ingin seperti suaminya Teh Ocha, Yoyok si drumer berkepala plontos?

      Bisa! Asal belajar dulu, yang serius, rekaman, aksi, baru berkiprah di ibukota. Belajarnya dimana?

      Bagi para pecinta seni atau yang berminat terhadap seni dan ingin mempelajarinya rupanya tak perlu sedih karena kini sudah hadir sebuah sekolah musik yang mampu menjadikan lulusannya sebagai pelaku seni handal.

      Sekolah musik ini bernama Sanggar Musik Soul (SMS) yang bekerjasama dengan Studio Musik Dik’s yang sudah lama menjadi studio ternama di kalangan anak band Sumedang.

      SMS yang ternyata juga merupakan bimbingan dari Ketua DPRD, Taufiq Gunawansyah ini memberikan pilihan materi untuk siswa-siswinya, yaitu  vokal, gitar listrik, gitar akustik, keyboard dan drum.

      Taufiq menyebutkan bahwa dunia musik yang cukup berkembang di Sumedang tidak disertai dengan keberadaan sarana dan fasilitas yang ada, sehingga peminat musik dan seni hanya menjadikan hal itu sebagai hobi atau main-main saja tanpa arahan dan tujuan yang jelas.

      ”Kalau ada sekolah dengan sarana yang lengkap, hobi nyanyi atau main musik dapat tersalurkan dengan baik dan mengarah pada profesi,” kata Taufiq.

      Band-band dan artis nasional yang banyak berasal dari Sumedang yang kini sudah berkiprah di Jakarta menjadi salah satu motivasi bagi para peminat musik di Sumedang. Untuk itulah, mereka mau belajar serius soal musik.

      SMS yang berlokasi di Jl Palasari Nomor 80 juga mempunyai pengajar-pengajar handal dan berkualitas. Selain teknis bermusik, mereka juga mengajari bagaimana perkembangan dan wawasan dunia musik nasional dan internasional.

      Menurut Taufiq, Sumedang mampu menjadikan musik sebuah industri yang besar dengan SDM di bidang musik yang berkualitas. Potensi pelaku seni khususnya penyanyi dan pemain band banyak, tinggal diasah lagi dengan pengelolaan yang lebih bagus lagi. “Sanggar ini akan mampu menghasilkan penyanyi dan pemain band yang terbaik dan layak diterima di pasaran musik Indonesia,” kata Taufik yang gemar menyanyikan lagu milik Naff.

      Di sanggar ini, kini tengah belajar sebanyak 51 orang murid yang belajar berbagai jenis materi. “Semua bebas mau belajar apa, namun yang penting serius dan sanggar juga akan mengajarkan keprofesionalitasan dalam berkarir di bidang seni,” tambah Opik, sapaan akrabnya.

 

Vera Suciati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: