Ruwetnya Mengatur Rute

Kawasan Cadas PangeranPENATAAN rute jalur angkutan kota di Sumedang terus menerus kisruh. Bahkan uji coba rute angkutan selama dua bulan awal Maret terpaksa dibatalkan lagi oleh Dinas Perhubungan dan Telematika (Dishubtel).

      Dibatalkan uji coba rute itu menyusul aksi protes yang dilakukan lima armada angkot trayek 02, 03, 04, 06 dan 07. “Ini aneh uji coba baru dilakukan dan rute angkutan itu hasil kajian konsultan yang merupakan pakar transportasi bahkan untuk menyewa konsultan itu menghabiskan dana APBD Rp 300 juta,” kata pengurus KKU Angkot 01 Jujun P dalam rilisnya.

      Awak angkot 01 ini menyebutkan dalam rapat antar KKU di Dishubtel itu sama sekali tak memberikan alasan mengapa terjadi penolakan. “Ternyata pendapat konsultan yang dipilih Dishubtel itu sama sekali tak dihargai dan diremehkan oleh pakar-pakar jalanan,” kata Jujun.

      Padahal, kata Jujun, uji coba  dilakukan berdasarkan kajian rute oleh konsultan PT Sapta Cipta Tri Rekayasa. “Kami telah menunggu sampai satu tahun setengah tentang rute angkot itu dan saat itu semua sepakat akan dilakukan oleh konsultan tapi nyatanya setelah ada hasil malah ditolak tanpa alasan,” kata mereka.

      Bahkan untuk rute hasil kajian konsultan itu telah dilakukan sosialisasi sebanyak dua kali. “Saat sosialisasi itu sama sekali tak ada penolakan sama sekali. Tapi ternyata saat ini malah terkadi penolakan. Ini menandakan kepala Dishubtel tidak konsisten dalam keputusan yang dirubah dalam waktu singkat tanpa dasar keilmuan dan evaluasi yang benar,” kata Pupun lagi.

      Sehingga, kata awak angkot 01 ini, dengan adanya pembatalan yang terus terjadi maka tak ada keputusan yang adil dan amanah. “Sia-saia saja jasa konsultan yang mengahbiskan dana ratusan juta rupiah itu,” katanya.

      Kepala Dishutel Ade Setiawan dalam surat  nomor 55.21/205/Dishubtel/2008 tanggal 11 Maret 2008 keputusan perubahan uji coba rute menjadi empat hari karena adanya penolakan dari awak angkutan yang lain. “Jadi dengan pertimbangan faktor situasi dan kondisi itulah uji coba rute tidak jadi selama dua bulan dan rute saat ini tetap mengacu ke keputusan bupati sebelumnya,” kata Ade sambil menyebutkan akhr April akan dirumuskan lagi penataan rute itu.

      Komisi D DPRD sendiri sedang melakukan pembahasaan soal kemelut penataan rute trayek angkutan di Sumedang ini. ***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: