Seragam Untuk Penyelenggara Pilkada

BUKAN hanya anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang punya seragam dan dipakai saat pelaksaan Pilkada. Namun kini para petugas penyelenggara Pilkada Sumedang akan diberi baju seragam.

            Hanya saja seragam untuk para penyelenggara Pilkada yang berjumlah 14.123 orang itu hanya berupa baju. Sedangkan Linmas itu mengenakan seragam komplit mulai dari topi, baju, celana dan sepatu. Untuk memberi para petugas ini telah disiapkan anggaran Rp 900 juta yang dicomot dari APBD 2008. “Untuk anggota PPK, PPS sampai KPPS hanya diberi baju seragam saja,” kata Sekretaris Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Nurdin Zaen.

            Ia mengatakan DPRD menyetujui pengajuan anggaran dari bagian aset daerah Pemkab Sumedang. “Alokasi anggaran untuk pakaian seragam petugas PPK, PPS sampai KPPS di TPS itu disetujui ketika dilakukan evaluasi APBD 2008,” kata Nurdin.

            Disetujuinya alokasi baju untuk penyelenggara Pilkada karena ada anggaran yang tidak terserap oleh KPU. “Sebelumnya KPU memang mengajukan anggaran Rp 14 miliaran ke APBD namun karena telah mendapat bantuan juga dari KPU Provinsi sehingga hanya membutuhkan anggaran Rp 5 miliar lebih,” kata Nurdin.

            Sebelumnya ada anggaran Rp 9 miliaran yang dialokasikan untuk kegiatan lain terpangkas oleh kebutuhan pilkada. “Dari alokasi itu Rp 900 jutanya dipakai untuk membeli baju seragam petugas penyelenggaran pilkada mulai PPK, PPS sampai TPPS yang bertugas di TPS-TPS,” kata Nurdin.

            Persetujuan pembuatan pakaian bagi petugas penyelenggara Pilkada yang dipakai saat pemungutan suara 13 April itu dilakukan karena anggota Linmas diberi satu set seragam baru yang akan menyedot anggaran Rp 1,5 miliar. “Untuk anggota Linmas saja telah disiapkan seragam baru lengkap. Sehingga supaya tidak ada kecemburuan maka para petugas penyelenggara Pilkada itu diberi  pakaian seragam juga,” katanya.

            Pembuatan baju seragam ini dilakukan oleh bagian aset daerah. “Pembuatan pakaian seragam ini harus sesuai aturan dan warna bajunya juga harus netral,” kata Nurdin.

            Ketua KPU Asep Kurnia menyebutkan pihaknya meminta sebelum pakaian itu dibuat harus dibicarakan dulu dengan KPU. “Soal desain pakaian sampai warna baju seragam itu harus netral dan jangan mengambarkan mendukung salah satu calon,” kata Asep.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: