Posted on April 28, 2008 by i80t
“GEDUNG ini takkan berarti kalau para penggunanya tidak mampu membina keimanan dan ketakwaan. Tanpa sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, manusia akan menjadi biadab, ingin menang sendiri dan bersikap masa bodoh,” tegas Gubernur Jabar Aang Kunaefei kala meresmikan gedung DPRD Sumedang.
Gedung DPRD ini dibangun dengan biaya Rp 225 juta. Gedung yag terletak di Jalan [...]
DIarsipkan di bawah: Sumedang Sudah 430 Tahun | 1 Komentar »
Posted on April 28, 2008 by i80t
LINGGA menjadi lambang daerah dan berdiri kokoh di tengah Alun-alun Sumedang adalah monumen. Lingga adalah sebuah penghargaan atas pengabdian memimpin rakyat dibangun di jantung pemerintahan Sumedang. Penghargaan ini justru diberikan kepada bupati yang dianggap akan memberontak oleh Belanda. Sampai saat ini tak pernah ada lagi penghargaan diberikan kepada bupati yang memerintah Sumedang.
Monumen penghargaan [...]
DIarsipkan di bawah: Sumedang Sudah 430 Tahun | Leave a Comment »
Posted on April 28, 2008 by i80t
DALAM Babon Darmaraja yang datang pertama kali ke wilayah yang sekarang dinamai Darmaraja itu adalah kaum awam antara lain pemburu hewan dan pengembara. Mereka hidup disana kemudian datang juga golongna resi yang menyebarkan agama.
Salah satu yang datang ke tempat itu Sanghiyang Resi Agung dari Nagri Galuh dan membuat padepokan di Cipeueut (Desa Cipaku [...]
DIarsipkan di bawah: Sumedang Sudah 430 Tahun | Leave a Comment »
Posted on April 28, 2008 by i80t
SUMEDANG genap 430 tahun pada Jumat 22 April 2008. Angka ini dihitung dari runtuhnya kerajaan Pajajaran setelah adanya serangan laskar gabungan dari kesultanan Banten, Angke, Demak dan Pakungwati.
Saat itu Sumedanglarang merupakan bagian dari Pajajaran, tapi tak ikut runtuh karena agama Islam sudah masuk dan dianut di Sumedanglarang. Islam masuk ke Sumedanglarang dari arah bagian [...]
DIarsipkan di bawah: Sumedang Sudah 430 Tahun | 1 Komentar »
Posted on April 28, 2008 by i80t
Kota Buludru
SAMPAI penghujung tahun 1960-an, pohon asam dan pohon mahoni – dengan ukuran batangnya rata-rata sebesar drum minyak tanah, berjejer sepanjang jalan protokol. Tidak saja di pusat Kota Sumedang, sampai daerah pinggiran pun kondisinya sama.
Daunnya rindang, cukup untuk berteduh dalam keadaan darurat, terlebih di musim kemarau. Dan jika memasuki musim penghujan, mengamati [...]
DIarsipkan di bawah: Sumedang Sudah 430 Tahun | Leave a Comment »
Posted on April 28, 2008 by i80t
SEJARAH selalu terulang. Apakah adigium itu menjadi kenyataan? Apalagi jika melihat sebuah uga tentang Sumedang, Sumedang Ngarangrangan.
Awalnya Sumedang ketika masih dikenal dengan sebutan Sumedanglarang, wilayahnya sangat luas. Hampir seluruh wilayah tatar Sunda kecuali Kasultanan Cirebon, Banten dan Sunda Kalapa. Batas wilayahnya mencakup sebelah barat Sungai Cisadane, timur Sungai Cipamali, dari utara dibatasi Laut Jawa [...]
DIarsipkan di bawah: Sumedang Sudah 430 Tahun | Ditandai: Dirgahayu Sumedang 430 | Leave a Comment »